Polreswakatobi.com – Seorang warga menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di wilayah Kabupaten Wakatobi. Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan sempat menggegerkan masyarakat setempat. Jumat (27/3/2026)
Berdasarkan keterangan saksi bernama Sufiana, kejadian bermula saat dirinya baru pulang dari kebun menuju rumah. Setelah beristirahat sejenak, ia mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan. Mendengar hal tersebut, saksi segera menuju sumber suara di perkampungan.
Di lokasi, seorang warga memberitahukan bahwa korban, yang diketahui bernama La Mandi, telah menjadi korban pembacokan dan mengalami luka serius hingga ususnya keluar. Saksi kemudian mendatangi korban dan melihat kondisi korban mengalami luka tebasan senjata tajam pada bagian perut serta lengan kiri.
Selanjutnya, bersama warga lainnya, saksi segera mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Kabupaten Wakatobi. Karena kondisi luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD Palagimata Kota Baubau untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, pihak kepolisian yang menerima laporan dari masyarakat langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Dalam perjalanan, Kapolsek Wangi-Wangi Selatan, Iptu Muhammad Darwis, S.Si., sempat menemui kerumunan warga yang hendak menuju lokasi kejadian di area kebun yang berjarak sekitar 3 kilometer dari jalan poros.
Kapolsek kemudian memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Wakatobi Aiptu Asbar Menuturkan bahwa Berkat kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat, dalam waktu kurang dari empat jam, terduga pelaku berhasil ditemukan dan diamankan ke Polres Wakatobi. Meski sempat ada upaya dari sejumlah warga untuk melakukan tindakan terhadap pelaku, situasi berhasil dikendalikan oleh aparat kepolisian.
Saat dilakukan Pengecekan oleh Kasi Humas terhadap korban di RS. Palagimata Kota Baubau sesudah adzan Jumat dan Sebelum Iqamat ternyata Korban telah meninggal dunia, dan Jenazahnya di bawa ke Wakatobi sekitar Jam 16.03 Wita menggunakan mobil Ambulance Menuju Malaoge untuk menyebrang ke Wanci Menggunakan Kapal Laut.
Dari informasi sementara, adanya isu pelaku diduga memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Namun demikian belum ada hasil Pemeriksaan Ahli, motif dan penyebab pasti terjadinya penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Tinggalkan komentar
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *